Unic29.com - Berikut ini
adalah keluh kesah Ria Hardianti, seorang yang bekerja di
Amerika dan terkaget-kaget ketika mudik ke Jakarta. Penemuannya soal
mahalnya hidup di negeri sendiri memutuskan untuk menetap di
Amerika dan hanya sesekali pulang menengok kota kelahirannya. Terdengar
tidak nasionalis? Atau justru jadi bahan introspeksi? Beginilah isi
tulisan Ria:
wikipedia
Tinggal di Jakarta
Oleh: Ria Hardianti – Amerika Serikat Saya terkadang suka
takjub sendiri jika sedang mengunjungi Jakarta, Indonesia? Mengapa?
Karena biaya hidup di Jakarta sangat mahal. Malah lebih mahal jika
dibandingkan biaya hidup di Kansas.
Sebagai contoh, jika makan di salah satu mall terkenal di Jakarta, untuk
empat orang, bisa menguras kantung sekitar Rp.400,000. Sedangkan, jika
makan di salah satu mall terkenal di Kansas, biayanya tidak lebih dari
Rp. 250,000.
Untuk transportasi, jika naik taxi di Jakarta dari Sudirman menuju
Bintaro, argo akan menunjuk kepada harga Rp.220,000. Sedangkan jika naik
taxi dari Jamaica, Queens ke China Town, argo taxi di New York akan
menunjuk ke pada harga Rp.170,000. Belum lagi, harga sebuah baju merek
Mango, di Jakarta bisa dihargai Rp.500,000. Sementara di JC Penney, baju
mango hanya dibandrol seharga Rp.200,000.
Tingginya biaya hidup di Jakarta membuat saya tidak habis berpikir,
bagaimana caranya penduduk di Jakarta bisa survive? Walaupun dengan gaji
5 juta pun, belum tentu bisa hidup mapan. Unbelievable. Darimana ya
bisa bertahan hidup seperti itu?
Saya juga jadi teringat sindirian salah seorang kerabat saya, “ Kamu itu
bule kere . Gayamu saja yang sudah jadi warga Negara Amerika, paspor
biru, dan gaji dollar, tapi tiap pulang ke Indonesia tidak pernah bisa
memanjakan keluargamu atau membantu ekonomi saudara- saudaramu.”
Saya jadi teringat pada sebuah blog milik Jimmy AK sekitar 2 tahun
lalu saat membandingkan ongkos hidup di Jakarta dengan Sunnyvale,
California. Inilah hasil penelitian Jimmy:
Salah satu sudut di Sunnyvale
1. Transportasi Public
transportation di Jakarta jelek sekali, busway masih sangat sedikit.
Taxi sangat bagus tapi relatif lebih mahal. Macet dimana-mana, jarak
10km bisa membutuhkan waktu 1-2 jam akibatnya biaya untuk bensin yang
akan naik. Kenyamanan dankeamanan masih sangat rendah. Akibatnya, orang
Jakarta berusaha sebisa mungkin menggunakan mobil atau motor. Padahal
biaya mobil sangat mahal, harga Honda Jazz sekitar 190jutaan. Parkir
20ribu/hari.
Public transportation di Sunnyvale juga tidak bagus, sangat
sedikit dan jarang. Kebanyakan orang menggunakan mobil pribadi danhampir
tidak ada yang pakai motor. Harga mobil disana jauh lebih murah, Honda
Jazz (Fit) hanya 130juta. Enaknya di Sunnyvale adalah perusahaan punya
Shuttle Bus sendiri-sendiri, jadi karyawan yang tidak mau bawa mobil
bisa menggunakan bis ini secara gratis. Kemacetan hampir tidak ada, jadi
walaupun harga bensin hampir 2x nya harga bensin di Jakarta, total
pengeluaran sehari-hari tidaklah sampai 2xnya (ingat Jakarta macet).
Parkir gratis.
Jadi kalau dihitung-hitung dengan berbagai komponen seperti pengeluaran
untuk bensin, cicilan mobil dll, biaya transportasi di Jakarta lebih
mahal dari Sunnyvale, California.
2. Makan dan Minum
Sekilas harga makanan lebih mahal di Sunnyvale. Tapi kalau diperhatikan
di kafetaria kantor Yahoo! harga makanan tidak terlalu jauh beda dengan
harga makanan di Jakarta (setidaknya di kantor Yahoo! jakarta). Enaknya
di sunnyvale, semua minuman gratis! kopi, teh, susu, jus, coca cola,
pepsi, semuanya gratis. Bahkan ada barista yang siap membuatkan minuman
ala starbucks dengan gratis. Jadi kalau kita makan sandwidth + minum
latte nya starbucks di Jakarta akan lebih mahal dari di Sunnyvale dengan
menu yang sama, karena lattenya gratis

Lagi-lagi ternyata Amerika tidak semahal yang selama ini aku duga.
3. Akomodasi Harga hotel sama dengan hotel di
Jakarta. Harga apartemen di sekitaran Sunnyvale 5 jutaan/bulan yang
artinya sama juga dengan harga apartemen di Jakarta. Harga rumah di
sekitaran Sunnyvale sangat mahal, diatas 2 milyar semua. Jadi jangan
beli rumah disana, beli di Jakarta aja

Untuk akomodasi Sunnyvale relatif lebih mahal, karena harus apartemen dan nggak ada kost yang harganya 1 jutaan
4. Gaya Boooooo, ini yang paling parah di Jakarta.
Semua orang pengen tampil gaya. Biaya untuk gaya gila-gilaan. Bayangkan
banyaknya orang Jakarta yang pakai Blackberry padahal coba hitung harga
blackberry itu berapa persen dari gaji bulanan kebanyakan mereka? 10%,
20%, 50% atau jangan-jangan 100%?
Di Sunnyvale hampir semua orang pakai iphone, harga iphone 4 hanya 2
juta karena kontrak data plan. Dibandingkan Jakarta, harga iphone di
Sunnyvale jauh lebih murah. Di Sunnyvale hampir tidak ada orang yang
gaya, tidak ada mall, tidak ada tempat belanja-belanja, kalau sore hari
orang-orang nongkrong di cafetaria kantor minum-minum kopi, gratis
semua. Di Jakarta, kita nongkrong minum kopi harus bayar 20ribuan.
Cewek-cewek tukar-tukar sepatu mulu di Jakarta. Di Sunnyvale nggak ada
yang gaya, kostum semuanya sama, celana jeans bawahnya baju kaos
atasnya. Cowok cewek, developer, sales, sampai ke VP semua kostumnya
gitu.
Biaya untuk GAYA di Jakarta gila-gilaan di bandingkan Sunnyvale. Padahal
masalah gaji, di Sunnyvale 4-5x lebih tinggi dari gaji di Jakarta.
Tragis, dengan biaya hidup Jakarta yang relatif lebih tinggi, mereka mendapat gaji 4-5x lebih besar dari kita yang di Jakarta.
Sumber : http://www.unic29.com/15985/biaya-hidup-di-jakarta-lebih-mahal-dari-amerika/